Kinda Miss My Job
Ini malam kedua saya di kos baru. For the very first time in my life, i have my own bedroom. Percaya ngga percaya, selama hampir 25 tahun ini, saya ngga pernah tidur sendirian loh. Well, pernah si tidur sendirian, kalau ditinggal jaga sama Dhilah (my pillow talk mate for years through ups and downs) atau kalau Dhilah lagi ke luar kota. But i never been alone like home alone. Di kamar, saya sendirian. Tapi di kamar sebelah saya ada Nida dan Tyani. Kamar seberang saya ada Nila dan Nisa. Yah namanya juga koas, pasti berrotasi lah ya yang ada di rumah siapa saja. Kalau saya bosan di kamar, saya tinggal keluar main ke kamar siapa buat ngobrol hal-hal mulai dari yang nirfaedah sampai yang sangat berfaedah. Wkwkwk.
Yang saya maksud 'sendirian' di sini adalah ngga ada space lain yang bisa saya mencloki selain kamar sendiri dan ngga ada orang yang bisa dimencloki juga. I don't like this kind of atmosphere :"( Yasudah disabari saja, Nis. Pasti ada hikmahnya. Hikmah pertama : you finally feel melancholy and start missing so many things. Heuehu...
Dan hal pertama yang saya kangenin malam ini adalah pekerjaan yang saya tinggalkan karena harus pergi iship. I really miss my job, i really miss my workplace atmosphere, i really miss people i work with, they are amazing. Meskipun cuma 3 bulan bekerja, dan kerjanya mungkin ngga kece-kece banget kalau dibandingkan sama teman-teman lain yang juga magang buat nunggu iship, i didn't know that it will be this kinda matter for me. I really didn't know that it means a lot. A LOT. I love my job :"(
But i also grateful for having it as my first job. Senang banget rasanya bisa merasakan kembali perasaan "this is what i want", atau perasaan "i want to do my best for this", and feeling passionate over something. Bukan cuma karena ingin dinilai baik (loh, niat macam apa ini?), tapi juga karena saya ingin karya saya ini menjadi sesuatu yang benar-benar perfect dan bermanfaat buat orang banyak.
Believe it or not, my first job brings back the perfectionist side of me. Setelah masuk PPSDMS, saya merasa sifat perfeksionis saya ini sudah luntur banget. Tapi ternyata pas kerja, i can't belive i checked my documents for more than 4 times, and still feel like it's lacking something.
Duh, random banget ya tulisan ini. Aslinya pengen nulis tentang faedah-faedah apa saja yang saya dapatkan dari pekerjaan pertama saya ini, what grows inside me after getting this first job, what (may be) really matters for going trough our work, dan pengen bahas sedikit tentang 'passionate' yang disebutin tadi, termasuk juga pendapat saya soal bagaimana millenials bekerja gitu, tapi apa daya saya terlanjur terjebak nostalgia. Ahahaha, sok-sok-an banget si saya, baru kerja satu kali, sebentar pulak, dah mau ngobrolin soal kerja saja wkwk...
Pardon me for this sudden post, fellas. I know i skip sooo many scenes to be told before finally getting into this one. Ehehe.. Singkatnya, sekarang saya sudah tidak di Jakarta lagi karena akan memulai journey perantauan yang kedua untuk intership, mulai ngekos sendiri, dan Rabu besok akan mulai ishipnya.. Mohon doanya, ya :)
Komentar
Posting Komentar